Jumat, 11 Februari 2011

Makanan dan Tonikum untuk Segala Musim

Musim Semi
Iklimnya hangat dan berangin; karena itu makanannya harus ringan dan sederhana. Orang harus banyak memakan sayuran seperti rebung, bayam dan seledri, dan harus sedikit memakan daging berlemak atau makanan yang panas dan pedas. Hujan sering terjadi di musim semi, yang dapat menimbulkan sakit-penyakit seperti demam, penyakit kulit, kelelahan, kurang selera makan. Ini saatnya untuk tonikum yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan memberi nutrisi pada tenaga yang.

Musim Panas
Karena beriklim panas, makanan yang pedas dan panas harus dihindari. Malah sebaiknya memakan makanan yang ringan dan netral, seperti produk dari kacang, buah-buahan dan sayur-sayuran. Makanan yang mentah dan dingin juga harus dihindari karena dapat mengganggu perut. Tonikum yang sesuai adalah yang dapat mengurangi panas, seperti kacang hijau, job's tears, tuckahoe, chrysanthemum, honeysuckle, dan wolfberry tionghua.

Musim Gugur
Berudara kering dan orang mudah menjadi lelah. Dibutuhkan makanan yang dapat memberi nutrisi tenaga yin dan meningkatkan produksi cairan tubuh dan mencegah kekeringan, seperti buah-buahan, sayuran, ikan dan telur. Keluhan di musim gugur adalah bibir dan kulit yang mudah pecah, sembelit, dan sakit tenggorokan. Dapat dicegah dengan menggunakan tonikum yang dapat membasahkan tubuh seperti bunga bakung, tuckahoe, dan akar tumbuhan rehmania yang kering atau sudah diolah.

Musim Dingin
Udara yang dingin meningkatkan selera makan seseorang. Ini adalah saat yang tepat untuk tonikum yang menghangatkan dan memberi nutrisi, seperti daging rebus dan ikan, masakan yang terus menerus dihangatkan, juga makanan yang pedas dan panas seperti cabe, bawang dan bawang putih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar